MUHAMMADIYAH SEBAGAI GERAKAN DAKWAH
MUHAMMADIYAH SEBAGAI GERAKAN DAKWAH
C. Prinsip Dakwah Muhammadiyah
Prinsip merupakan asas, dasar, atau kebenaran yang menjadi landasan berpikir, bertindak dan sebagainya. Sebagaimana prinsip dasar pada umumnya, Muhammadiyah perlu untuk mempertimbangkan faktor kondisi sasaran dakwah. Faktor kondisi yang di maksud adalah seperti kondisi sosial, ekonomi dan juga psikologis. Dengan mempertimbangkan faktor kondisi tersebut, besar harapan bahwa dakwah yang dilakukan Muhammadiyah dapatlah tepat sasaran.
Dakwah Muhammadiyah juga perlu dilakukan secara bertahap seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW yaitu membutuhkan kesabaran, kecermatan dan keikhlasan. Oleh karena itu Muhamamdiyah melakukan dakwah berbasis komunitas atau dapat disebut juga "dakwah komunitas". Dakwah komunitas adalah dakwah islam yang fokus diberikan pada kelompok-kelompok sosial khusus.
Prinsip dakwah komunitas yang diusung Muhammadiyah yaitu sebagai berikut:
- Mampu menerjemahkan pesan dan misi dakwah pencerahan dengan menyesuaikan sasaran dakwah yang dituju.
- Mampu memahami dan memetakan komunitas secara lengkap
- Mampu mengorganisasi dan menggerakan komunitas
- Mampu berinteraksi dan berkomunikasi sesuai dengan karakteristik komunitas
- Mampu memetakan dan mengidentifikasi kebutuhan komunitas
- Mampu membangkitkan solidaritas komunitas
- Mampu mengembangkan proses pencerahan yang membebaskan, memberdayakan dan memajukan kehidupan yang bermakna sesuai nilai-nilai luhur ajaran islam yang membawa kemajuan.
| Komunitas Sepeda |
D. Model Dakwah Muhammadiyah
Beberapa komunitas yang menjadi sasaran dakwah Muhammadiyah adalah:
- Komunitas Masyarakat Kelas Atas. Ciri-ciri komunitas ini adalah ekonomi mapan, mendapat tempat terhormat di masyarakat dengan latar pendidikan yang tinggi
- Komunitas Masyarakat Kelas Menengah. Ciri-cirinya yaitu memiliki ekonomi mapan dan berkecukupan untuk memenuhi kebutuhan hidup.
- Komunitas Masyarakat Kelas Bawah. Ciri-cirinya berpenghasilan minim untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan terancam miskin.
- Komunitas Kelompok Marjinal. Ciri-cirinya mengalami ketertinggalan pendidikan, ekonomi, sosial dan politik secara luas.
- Komunitas Virtual. Komunitas ini tergabung dalam "jamaah" facebook, twitter, bloger, online news, whatsapp dll.
- Komunitas Khusus. Ciri-cirinya ada kesempatan minat kepentingan dan identitas yang unik. Contohnya komunitas pecinta alam, bikers, travelers, seniman, majelis ta'lim, mu'allaf, relawan kemanusiaan, lansia dan difabel (orang dengan kebutuhan khusus)
Komentar
Posting Komentar